Skip to main content

perbedaan dan hubungan hukum administrasi negara dengan hukum tata negara



Ini nih yang sering jadi persoalan dalam hukum tata negara dan administrasi negara, dosen maupun audiens dalam presentasi sering menanyakan apa perbedaan dan hubungan hukum administrasi negara ?
Ini dia jawabannya..
Hukum administrasi negara adalah hukum yang cakupannya mengenai kekuasaan dan kegiatan penguasa yang bersifat dinamis, sedangkan hukum tata negara yaitu penyeenggaraan tugas-tugas pemerintah dan kenegaraan di dalam  suatu negara baik aturan (konstitusi), persoalan-persoalan yang bersifat tetap (statis) namun terfokus pada sistem dan struktur pemerintahan.

Jadi perbedaannya, dapat dipahami dari penjelasan di atas, yaitu:
HAN:
1.       Cakupan kajiannya tentang pelaksanaan  kekuasaan dan kegiatan penguasa dalam pemerintahan
2.       Sifatnya dinamis (luwes)
HTN:
1.       Penyelenggara tugas pemerintah, sistem dan struktur kenegaraan
2.       Sifatnya statis (tetap)

Oleh karena itu HTN dan HAN sangat berkaitan karena hukum tata     negara yang kajiannya tentang sistem dan struktur kekuasaaan serta kegiatan penguasa  dan  HAN merupakan bagian dari hukum tata negara sebagai tata kelola suatu pemerintahan dan kenegaraan dalam sebuah negara hukum. Dengan demikian han muncul karena adanya penyelenggaraan kekuasaan negara dan pemerintahan dalam suatu negara hukum, yang menuntut dan menghendaki penyelenggaraan tugas-tugas kenegaraan, pemerintahan dan kemasyarakatan yang berdasarkan atas hukum.[1]
Pada hakikatnya hukum tata negara sebagai wadah atau jantung sebuah kehidupan dan hukum administrasi negara sebagai instrumen hukum untuk mewujudkan Good Governance dengan kata lain HAN merupakan tubuh yang melaksanakan segala kegiatan maka diibaratkan jantung dan tubuh yang tidak bisa dipisahkan karena jika hanya jantung yang berdetak tanpa berfungsinya sebuah tubuh segala perencanaan atau tata kelola kegiatan tidak akan terealisasikaan.


[1] Ridwan HR, hukum administrasi negara, edisi revisi (jakarta:PT.RajaGrafindo Persada 2011), hal. 24.

Comments

Popular posts from this blog

MAKALAH: SISTEM SOSIAL BUDAYA INDONESIA

Asas Sistem Sosial Budaya Indonesia Pada dasarnya, masyarakat Indonesia sebagai suatu kesatuan telah lahir jauh sebelum lahirnya (secara formal) masyarakat Indonesia. Peristiwa sumpah pemuda pada tannggal 28 Oktober 1928 antara lain merupakan bukti yang jelas. Peristiwa ini merupakan suatu konsensus nasional yang mampu membuat masyarakat Indonesia terintegrasi di atas gagasan Bhineka Tunggal Ika. K onsensus adalah persetujuan atau kesepakatan yang bersifat umum tentang nilai-nilai, aturan, dan norma dalam menentukan sejumlah tujuan dan upaya mencapai peranan yang harus dilakukan serta imbalan tertentu dalam suatu sitem sosial. Model konsensus tentang kelangsungan suatu masyarakat didasarkan pada “asas penting” yang menyangkut unsur-unsur, seperti kesepakatan, persetujuan, mufakat, kesatuan dan persatuan, serta integrasi. Model konsensus atau model integrasi yang menekankan akan unsur norma dan   legitimasi memiliki landasan tentang masyarakat, yaitu sebagai berikut. a. ...

MAKALAH: INTERAKSI SOSIAL

2.1   Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik (sosial) berupa aksi saling mempengaruhi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok. Umumnya di Indonesia terdapat aturan untuk berinteraksi, yang meliputi : 1.       Usia: cara seseorang berinteraksi dengan orang yang lebih tua seringkali berbeda dengan orang yang sebaya, atau dengan orang yang lebih muda. Contoh: Di Indonesia dalam berbicara atau berinteraksi dengan orang yang lebih tua dengan cara lebih santun dalam arti tidak kasar dan tidak seenaknya. 2.       Jenis kelamin : jenis kelamin juga bisa mempengaruhi interaksi sosial terhadap yang lainnya. Contoh : di Indonesia laki-laki cenderung menghindari sekelompok perempuan yang telah membicarakan kosmetik atau model sepatu baru, sebaliknya perempuan pun cenderung menghindar   dari percakapan laki-laki tentang sepak bola atau otomotif. S...

rincian acara ASIH DINA HIJI SASIH

Assalamualaikum Wr. Wb. Diberitahukan kepada seluruh ORMAWA dan Mahasiswa Umum, Dewan Mahaasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan berbagai macam perlombaan dalam rangkaian Asih Dina Hiji Sasih. Adapun lomba yang diselenggarakan sebagai berikut : Lomba HMJ / BEM-J : 1. Hjab Festival, 2 orang per-HMJ (1 orang model dan 1 orang perias) 2. Karya Tulis Ilmiah (Tema: Intelektual Muslim Masa Depan UIN) 3. Lomba Da'i (Tema kegiatannya "Dakwah Satu Negeri", namun untuk isi dari puisinya itu sendiri BEBAS) 4. Lomba Tahfidz Qur'an (3 Juz Al-Qur'an, dari Juz 28-30) 5. Desain Logo (Pusat Karya Mahasiswa) 6. Rektor Cup - Futsal - Basket - Catur - Voley Lomba SENAT : 1. Debat (Tema : Bukan Sekedar Bicara Solusi), senat mengirimkan 1 team yang berjumlah 3 orang 2. Mojang Jajaka UIN Bandung : 1 pasang, delegasi perfakultas 3. Carnaval Budaya : minimal 20 orang / Fakultas 4. Bazar Karya Mahasiswa 5. Lomba Mini Riset mengenai P...