Skip to main content

BUNG teruntuk FIERSA BESARI



Berambut gondrong, badan kurus bergaya seadanya. Memang belum lama aku mengagumimu, ku kenal kau dari kakak tingkatku di kampus, yang sangat mengidolakan kau, akupun mulai mengidolakan kau juga dan aku mulai mengikutimu di berbagai media sosial, namun satu yang sangat ku suka Line-mu, mengikuti acara manggungmu sampai suatu waktu kau mampir di kampusku di sebuah acara milad salah satu jurusan yang ada di kampusku itu, namun sayang seribu sayang aku tak dapat masuk karena tiket yang menjadi sangat mahal karena tiket ots yang melonjak dari harga presale, hhaha aku hanya bisa mendengar suaramu dari kejauhan karena aku tergolong orang yang sangat perhitungan jika dirasa belum pas di hati, ku ikuti lagu demi lagu dari luar gedung aula dimana kau manggung, ku nikmati setiap bait lagumu dengan kakak tingkatku yang begitu mengagumimu dari luar karena tak ku izinkan kakak tingkatku itu memandangmu sendirian tanpa aku dan itu kali pertama pemburuanku untuk mengagumimu.
Kesempatan kedua kini kudapat aku bisa melihat dan mendengar secara langsung suara dan pembawaan lagu dengan mata dan kupingku sendiri untuk pertama kali, lagi-lagi aku di ajak oleh kakak tingkatku yang sangat mengelu-elukan lagu yang kau ciptakan, dan kakak tingkatku itu sangat menyukai bang Budi sang drummermu. Aku ingat dimana aku memandangmu pada acara ulang tahun @infobandung tak sedikit perjuanganku waktu itu ,tersasar sana sini di perjalanan hingga tiga kali putaran dijalan yang sama hingga bertanya pada orang yang sama si mamang tukang parkir hingga dia berkata “si eneng malah puputeran” dan sampai akhirnya mamang parkir itu menjelaskan dengan sangat detail rute yang harus aku lewati hingga akhirnya aku temukan Bober Tropica yang menjadi tujuan akhir dari petualanganku memburu kau yang aku kagumi.
“Bung”, ku panggil kau seperti mereka memanggilmu, kuterpaku pada layar komputer jinjing dihadapanku, ingin rasanya menulis tentangmu bung namun belum juga mendapatkan ilham, hehe, dan kulihat jam menunjukan pukul 23.17 wib, mata ku tak kunjung menunjukan kantuk aku tetap terjaga membayangkan kau bung agar bisa kurangkai kalimat-kalimat tentangmu yang masih saja mandeg, terbesit seketika ingatan saat kutatap layar handphone ku tadi, rasanya ingin kucurahkan hasrat menulisku ketika membaca perjalananmu sedari smp ketika kau menyukai musik, kau memang aneh namun dari keanehan itulah yang membuatku penasaran kugali satu persatu dimulai Line, hingga kudapati blog-mu kubaca karya-karyamu yang kau mulai dari tahun 2013. Hingga ku terhenti di judul April, benarkah itu kisahmu bung ?
Begitu banyak iklan dalam hidupmu bung tentang percintaan, aku ikut terhanyut tatkala kau beberkan kisahmu satu persatu yang mengandung makna “cinta” ya istilah populer yang sering anak muda perbincangkan dengan teman-teman mereka, bukan hanya April yang membuatku terbelalak bertanya-tanya kau ini manusia atau jin ? begitu banyak cerita dan pengalamanmu bung yang begitu mengagumkan, hebat.
Blog-mu yang kau beri judul Ibu tak kalah hebat. Kalimat-kalimat yang sangat pas di hati karena kisahku seakan-akan persis, seringku meminta pengabulan permohonan pada ibu dan selalu saja dukungan yang luar biasa selalu didapat darinya yang sering kau sebut ‘malaikat tak bersayap’, ku kutip kalimatmu bung Fiersa “Anak mana yang tak pedih hatinya mendengar bundanya mengucap, “Aku takkan sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku.’? Tuhan  aku tahu engkau lebih tahu apa yang terbaik. Ini hanya permintaan satu titik kecil makhluk ciptaan-Mu yang bernama ‘aku’. Andai aku punya lebih banyak waktu dengan malaikat tanpa sayap yang kau utus untuk menyusuiku, mengajariku cara membaca kitab-Mu, menyuapi makanan, mengusap luka ketika aku terjatuh, memeluk ketika aku menangis. Bila tidak, tolong jaga ibuku, beliau segalanya untuku” cukup membuatku menangis, terdengar alay mungkin tapi bagiku itu manusiawi ketika rasa penyesalan yang sering terlintas dan terpancing kembali dengan cerita sendu yang mengetuk hati. Setelah ku artikan dengan cara pandangku dari kisah itu membuatku bertekad ingin sepertimu membuat ibuku menangis tapi bukan karena kecewa melainkan karena bangga memiliki putri seperti aku.
Perjalanan panjangmu yang entah kau mulai karena kecintaanmu kepada negeri ini (Indonesia) ? ataukah suatu hal lain yang membuatmu bertekad bulat pergi menjauh ?, dan jawaban yang sebenarnya hanya kau yang mampu menjawabnya bung aku hanya bisa menerka-nerka. Dengan merelakan ragamu terpisah jarak dari sanak keluarga yang pasti kau cintai lagi-lagi begitu hebatnya kau, bung membuatku melongo.
Selama tujuh bulan berkelana begitulah yang aku tahu dan ada tiga alasan penting yang membuatmu menghentikan perjalananmu dan memutuskan untuk pulang: ibumu yang sakit keras, kameramu yang terkena serangan jamur kronis, dan kelahiran Arcelia Tierra. Benarkah itu bung yang membuatmu pulang ? ataukah ada hal lain yang membuatmu rindu pada kota yang memiliki sejuta cerita ini (Bandung)? Ah lagi-lagi pertanyaan dan jawabannya hanya menjadi tebak-tebakanku saja.
Bung, aku sangat terinspirasi dengan cerita-ceritamu yang pastinya akan menjadi sejarah yang takan terlupa, kan kuceritakan pada anak-anakku kelak bahwa aku memiliki sosok yang sangat aku kagumi, yaitu kau bung Fiersa Besari.
Ku tulis ceritamu disela sakit ini, ku baca seharian blog-mu dengan buku-buku kesayangan dan  laptop biar gampang terhubung dengan akses internet dan yang pastinya ditemani lagu-lagu Tulus, Sheila On 7, Yura dan pastinya lagu bung Fiersa Besari meskipun hasil download-an, haha.

(tiottkecil, 20-21 juni 2015)

Comments

Popular posts from this blog

MAKALAH: SISTEM SOSIAL BUDAYA INDONESIA

Asas Sistem Sosial Budaya Indonesia Pada dasarnya, masyarakat Indonesia sebagai suatu kesatuan telah lahir jauh sebelum lahirnya (secara formal) masyarakat Indonesia. Peristiwa sumpah pemuda pada tannggal 28 Oktober 1928 antara lain merupakan bukti yang jelas. Peristiwa ini merupakan suatu konsensus nasional yang mampu membuat masyarakat Indonesia terintegrasi di atas gagasan Bhineka Tunggal Ika. K onsensus adalah persetujuan atau kesepakatan yang bersifat umum tentang nilai-nilai, aturan, dan norma dalam menentukan sejumlah tujuan dan upaya mencapai peranan yang harus dilakukan serta imbalan tertentu dalam suatu sitem sosial. Model konsensus tentang kelangsungan suatu masyarakat didasarkan pada “asas penting” yang menyangkut unsur-unsur, seperti kesepakatan, persetujuan, mufakat, kesatuan dan persatuan, serta integrasi. Model konsensus atau model integrasi yang menekankan akan unsur norma dan   legitimasi memiliki landasan tentang masyarakat, yaitu sebagai berikut. a. ...

MAKALAH: INTERAKSI SOSIAL

2.1   Interaksi Sosial Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik (sosial) berupa aksi saling mempengaruhi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok. Umumnya di Indonesia terdapat aturan untuk berinteraksi, yang meliputi : 1.       Usia: cara seseorang berinteraksi dengan orang yang lebih tua seringkali berbeda dengan orang yang sebaya, atau dengan orang yang lebih muda. Contoh: Di Indonesia dalam berbicara atau berinteraksi dengan orang yang lebih tua dengan cara lebih santun dalam arti tidak kasar dan tidak seenaknya. 2.       Jenis kelamin : jenis kelamin juga bisa mempengaruhi interaksi sosial terhadap yang lainnya. Contoh : di Indonesia laki-laki cenderung menghindari sekelompok perempuan yang telah membicarakan kosmetik atau model sepatu baru, sebaliknya perempuan pun cenderung menghindar   dari percakapan laki-laki tentang sepak bola atau otomotif. S...

rincian acara ASIH DINA HIJI SASIH

Assalamualaikum Wr. Wb. Diberitahukan kepada seluruh ORMAWA dan Mahasiswa Umum, Dewan Mahaasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan berbagai macam perlombaan dalam rangkaian Asih Dina Hiji Sasih. Adapun lomba yang diselenggarakan sebagai berikut : Lomba HMJ / BEM-J : 1. Hjab Festival, 2 orang per-HMJ (1 orang model dan 1 orang perias) 2. Karya Tulis Ilmiah (Tema: Intelektual Muslim Masa Depan UIN) 3. Lomba Da'i (Tema kegiatannya "Dakwah Satu Negeri", namun untuk isi dari puisinya itu sendiri BEBAS) 4. Lomba Tahfidz Qur'an (3 Juz Al-Qur'an, dari Juz 28-30) 5. Desain Logo (Pusat Karya Mahasiswa) 6. Rektor Cup - Futsal - Basket - Catur - Voley Lomba SENAT : 1. Debat (Tema : Bukan Sekedar Bicara Solusi), senat mengirimkan 1 team yang berjumlah 3 orang 2. Mojang Jajaka UIN Bandung : 1 pasang, delegasi perfakultas 3. Carnaval Budaya : minimal 20 orang / Fakultas 4. Bazar Karya Mahasiswa 5. Lomba Mini Riset mengenai P...